TELA'AH MASALAH DEMI MASLAHAH

AGAR KEBENARAN TAK SEMU DI HATI

Posts Tagged ‘hikmah’

Setelah Kita Puasa

Posted by Fayyadh Albandy on 5 December 2012

Zsuzsanna-Kilian-943030_58729417

Oleh: Adian Hussaini

Saat bertemu dengan sesama Muslim, di Hari Raya Idul Fithri kita disunnahkan mengucapkan “Taqabbalallaahu minnaa waminkum. Ja’alanallaahu wa-iyyaakum minal’aaidin wal-faaiziin.” (Semoga Allah menerima amalan kami dan amalan anda. Dan Allah menjadikan kita semua termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang beruntung dan meraih kemenangan).

Tentu, setelah menunaikan segenap ibadah di bulan Ramadhan, kita berharap benar-benar “kembali kepada kebenaran”, dan kita termasuk golongan yang beruntung. Selepas Ramadhan, semoga kita bisa memiliki sifat-sifat dari kaum yang dijanjikan Allah tersebut: yaitu mencintai Allah, mengasihi sesama mukmin, memiliki sikap ‘izzah terhadap orang kafir, selalu berjihad di jalan Allah dan tidak takut dengan celaan orang-orang yang suka mencela. (QS 5:54).

Setelah kita berjihad melawan hawa nafsu selama Ramadhan, kita berharap, meningkatlah derajat taqwa kita. Secara pribadi, ketaqwaan ditunjukkan dengan sikap meningkatnya semangat kita dalam ibadah. Misalnya, Read the rest of this entry »

Advertisements

Posted in Dakwah, Mensucikan Hati, Tarbiyah | Tagged: , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Karir Wanita dan Wanita Karir

Posted by Fayyadh Albandy on 20 July 2010

Diskursus tentang karir wanita dan wanita karir dewasa ini semakin hangat, terutama di negeri ini dan mendapat-kan dukungan serta perhatian serius dari berbagai kalangan, khususnya yang menamakan diri mereka kaum Feminis dan pemerhati wanita.

Mereka selalu mengangkat tema “pengungkungan” Islam terhadap wanita dan mempromosikan motto emansipasi dan persamaan hak di segala bidang tanpa kecuali atau yang belakangan lebih dikenal dengan sebutan kesetaraan gender. Banyak wanita muslimah terkecoh olehnya, terutama mereka yang tidak memiliki ‘basic’ keagamaan yang kuat dan memadai.
Read the rest of this entry »

Posted in Tarbiyah, Tsaqofah | Tagged: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Kisah Bocah dalam Gendongan

Posted by Fayyadh Albandy on 30 June 2010

DR. Umar Sulaiman Abdullah Al-Asyqar

Kisah Bocah dalam Gendongan yang Berbicara Memohon kepada Allah Agar Tidak Menjadikannya Seperti Orang yang Sombong

Pengantar

Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam menyatakan bahwa ada tiga bayi yang bisa berbicara sepanjang sejarah manusia. Yang pertama adalah Isa Alaihis Salam. Kisahnya disebutkan di dalam Al-Qur’an. Yang kedua adalah bayi Juraij dan kisahnya akan dijelaskan kemudian, dan yang ketiga adalah bayi yang menyelisihi harapan ibunya.

Teks Hadis

Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya dari Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam beliau bersabda, “Di kalangan Bani Israil terdapat seorang wanita yang menyusui putranya. Lalu seorang laki-laki berkendara dan berpenampilan menawan melewatinya. Wanita itu berkata, ‘Ya Allah, jadikanlah anakku seperti orang ini.’ Anak yang disusuinya itu meninggalkan susunya  dan memandang laki-laki si pengendara dan berkata, ‘Ya Allah, janganlah Engkau menjadikanku sepertinya.’ Kemudian dia meneruskan mengisap susunya.” Abu Hurairah berkata, “Seolah-olah aku melihat Nabi mengisap jarinya.”

“Selanjutnya seorang hamba wanita melewatinya. Ibu berkata, ‘Ya Allah jangan jadikan anakku sepertinya.’ Anak itu meninggalkan susunya dan berkata, ‘Ya Allah, jadikan aku sepertinya.’ Wanita itu bertanya, ‘Mengapa begitu?’ Dia menjawab, ‘Pengendara itu adalah salah seorang yang sombong, sementara hamba sahaya wanita itu dituduh berzina dan mencuri, padahal dia tidak melakukannya.'”

Read the rest of this entry »

Posted in Kisah-Kisah Penuh Hikmah, Rohah | Tagged: , , , , , , , | Leave a Comment »

Jabir Atsaratul Kiraam

Posted by Fayyadh Albandy on 22 April 2010

Abu Qosim At-Thanuhy bercerita, : “Pada zaman kekuasaan Sulaiman bin Abdul Malik, terdapat seseorang yang kerap disebut dengan Khuzaimah bin Bisyr. Khuzaimah ini adalah seirang yang mempunyai kewibawaan dan keutamaan, seta berkelakuan bai terhadap saudara-saudaranya. Dia selalu dalam keadaan seperti itu, hingga pada suatu ketika Khuzaimah sangat membutuhkan pertolongan dari saudara-saudaranya yang dulu Khuzaimah sering memuliakan mereka. Saudara-saudara itu pun memberikan apa yang dibutuhkan Khuzaimah beberapa lama, sampai mereka merasa jenuh dengan tingkah laku Khuzaimah. Ketika tampak pada Khuzaimah perubahan pada saudadra-saudadranya, Khuzaimah lantas mendatangi istrinya, yang mana istrinya itu adalah sepupunya sendiri. Khuzaimah berkata, : “Wahai sepupuku, sungguh aku telah melihat perubahan pada saudara-saudaraku. Dan aku telah bertekat untuk tidak akan keluar dari rumah sampai ajal menjemputku.” Lalu dia menutup pintu rumahnya. Tinggalah dia sampai habislah persediaan makanannya, higga akhirnya dia berada dalam kebingungan.

Pada suatu ketika, Ikrimah al-Fayyadh ar-Robi’I pernah menjadi penguasa di seluruh jazirah, suatu hari Ikrimah sedang berada di tengah-tengah majlis bersama penduduk negri itu, tiba-tiba terjadi perbincangan tentang Khuzaimah bin Bisyr di dalam majlis itu, seketika itu pula Ikrimah pun berkata :”Bagaimana keadaanya?”, para jama’ah pun menjawab :”Keadaannya Khuzaimah sekarang menjadi sangat buruk, hingga tidak dapat digambarkan keadaan tersbut. Dia mengunci pintu rumahnya dan berdiam diri di dalamnya.” Kemudian Ikrimah berkata :”Apakah Khuzaimah mendapatkan sesuatu pemberian yang mencukupkan baginya?” mereka berkata :”Tidak”. Ikrimah pun terdiam.

Read the rest of this entry »

Posted in Kisah-Kisah Penuh Hikmah | Tagged: , , , , | Leave a Comment »