TELA'AH MASALAH DEMI MASLAHAH

AGAR KEBENARAN TAK SEMU DI HATI

Archive for July, 2010

Karir Wanita dan Wanita Karir

Posted by Fayyadh Albandy on 20 July 2010

Diskursus tentang karir wanita dan wanita karir dewasa ini semakin hangat, terutama di negeri ini dan mendapat-kan dukungan serta perhatian serius dari berbagai kalangan, khususnya yang menamakan diri mereka kaum Feminis dan pemerhati wanita.

Mereka selalu mengangkat tema “pengungkungan” Islam terhadap wanita dan mempromosikan motto emansipasi dan persamaan hak di segala bidang tanpa kecuali atau yang belakangan lebih dikenal dengan sebutan kesetaraan gender. Banyak wanita muslimah terkecoh olehnya, terutama mereka yang tidak memiliki ‘basic’ keagamaan yang kuat dan memadai.
Read the rest of this entry »

Posted in Tarbiyah, Tsaqofah | Tagged: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Meraih Husnul Khatimah

Posted by Fayyadh Albandy on 20 July 2010

I. DEFINISI.
Husnul Khatimah : Menetapinya seorang hamba sebelum matinya karena menghindari kemarahan Allah Ta’ala. Taubat dari dosa dan maksiat, mengamalkan ketaatan dan perbuatan baik, kemudian setelah itu matinya dalam keadaan baik.

Ia adalah akhir kehidupan yang baik, yaitu suatu akhir kehidupan yang selalu diharapkan manusia sebelum menghadap Allah SWT. Manusia yang meninggal dalam keadaan husnul khatimah menunjukkan sebagai cermin akan memperoleh kebahagiaan di alam akhirat.

Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah, Mensucikan Hati | Tagged: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Menghafal Al-Quran Bisa Bikin Gila?

Posted by Fayyadh Albandy on 20 July 2010

Oleh: Anung Umar

Pernahkah terlintas dalam pikiran anda pertanyaan di atas? Atau dari saudara-saudara anda? Kalau saya pribadi, terus terang belum pernah. Lho, kalau begitu pertanyaan itu fiktif dong? Tidak juga, pertanyaan tadi muncul dari mulut teman saya. Lho kok bisa?

Ceritanya begini, sekitar enam tahun lalu teman saya pergi menuntut ilmu syar’i ke sebuah pondok pesantren di luar jawa, tepatnya di suatu kota besar di Sulawesi. Dia pergi dengan tekad dan semangat yang membumbung tinggi untuk menggapai ilmu sebanyak-banyaknya. Akan tetapi ketika baru saja menginjakkan kakinya di pondok pesantren itu, semangatnya langsung goncang, badannya terasa lemas dan kepalanya terasa pusing. Ada apa? Pondok pesantren sudah bubar? Bangunannya hancur? Atau pesantren lagi diliburkan?

Read the rest of this entry »

Posted in Mensucikan Hati, Tarbiyah | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

Musuh Agama-Agama

Posted by Fayyadh Albandy on 20 July 2010

“Dengan tanpa rasa sungkan dan kikuk, saya mengatakan, semua agama adalah tepat berada pada jalan seperti itu, jalan panjang menuju Yang Mahabenar. Semua agama, dengan demikian, adalah benar, dengan variasi, tingkat dan kadar kedalaman yang berbeda-beda dalam menghayati jalan religiusitas itu. Semua agama ada dalam satu keluarga besar yang sama: yaitu keluarga pencinta jalan menuju kebenaran yang tak pernah ada ujungnya.”

Begitulah salah satu pernyataan tegas seorang pendukung paham Pluralisme Agama di Indonesia, seperti ia tulis dalam artikel di satu koran nasional. Pandangan semacam ini kemudian menyebar ke berbagai penjuru. Klaim kebenaran agama bagi pemeluk masing-masing, dianggap sebagai sesuatu yang tabu. Seolah-olah, kerukunan umat beragama harus dibangun di atas landasan teologi pluralis yang melarang setiap pemeluk agama meyakini kebenaran agamanya masing-masing.

Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah, Tsaqofah | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

Penetapan Shifat ‘Uluw Dan Istiwa’ Allah Ta’ala (Bag. 3, Selesai)

Posted by Fayyadh Albandy on 13 July 2010

Setelah kita memahami tentang Istiwa’ dan dalil-dalilnya pada bagian ke-1 dan ke-2, maka pada bagian yang ke-3 ini kita akan mengetahui beberapa pikiran yang menyimpang dari keyakinan ahlus sunnah wal jama’ah tentang masalah ini.

IV. Syubhat-syubhat Kelompok Menyimpang Dan Bantahannya

Sebenarnya, jika melihat penjelasan para ulama’ yang disertai dengan dalil-dalil naqli dan aqli yang kuat tentang masalah Istiwa’ ini seharusnya kita sudah lebih yakin lagi tentang kebenarannya. Akan tetapi ternyata masih banyak sekali syubhat-syubhat atau pemikiran dari berbagai kelompok yang berusaha mengingkari atau bahkan menentang permasalahan ini. Maka disini akan disebutkan beberapa contoh syubhat pemikiran mereka, serta bantahan terhdapnya.

Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah | Tagged: , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Penetapan Shifat ‘Uluw Dan Istiwa’ Allah Ta’ala (Bag. 2)

Posted by Fayyadh Albandy on 13 July 2010

Pada bagian pertama dahulu telah kami tuliskan definisi, serta dalil-dalil tentang istiwa’. Pada bagian yang ke dua ini kami paparkan dalil-dalil dari ijma’ dan penjelasan lanjutan dari tema ini.

Dalil-dalil dari Ijma’ (kesepakatan ulama)

Imam al-Auza’i berkata, “Kami dan seluruh tabi’in bersepakat mengatakan, Allah berada di atas ‘arsy-Nya. Dan kami semua mengimani sifat-sifat yang dijelaskan dalam as-Sunnah.”[1]

Imam Abdullah Ibnu Mubarak berkata, “Kami mengetahui Rabb kami, Dia bersemayam di atas ‘arsy berpisah dari makhluk-Nya. Dan kami tidak mengatakan sebagaimana kaum Jahmiyah yang mengatakan bahwa Allah ada di sini (beliau menunjuk ke bumi).”[2]

Imamul Aimmah Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah berkata,

Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah | Tagged: , , , , , , , , | 2 Comments »

Penetapan Shifat ‘Uluw Dan Istiwa’ Allah Ta’ala

Posted by Fayyadh Albandy on 13 July 2010

Oleh: Fayyadh Albandy

Merupakan bagian dari kesempurnaan aqidah seorang Muslim adalah mempercayai dan mengimani apa-apa yang diturunkan Allah I dan dijelaskan oleh Rasulullah r di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Salah satu perkara pokok dalam masalah aqidah islam yang telah menjadi kontroversial sejak dulu hingga sekarang adalah sifat ‘Uluw dan Istiwa’ Allah I. Mulai dari kelompok Jahmiyah di zaman dulu, sampai kelompok-kelompok lain zaman sekarang yang tak jauh beda keyakinan mereka dalam mengingkari sifat Allah I ini.  Maka dalam kesempatan ini akan kita bahas sekilas tentang masalah ini.

Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah | Tagged: , , , , , , , , , | 2 Comments »

Ibu Rumah Surga

Posted by Fayyadh Albandy on 11 July 2010

Oleh Anung Umar

Suatu hari di siang hari terik terjadi percekcokan panjang antara teman saya dengan istrinya di telepon. Terlihat keletihan di raut wajahnya, sepertinya percekcokan itu sudah banyak menghabiskan energinya. Iapun akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara percekcokan. Sambil berusaha menenangkan dirinya ia mengirim SMS kepada istrinya untuk menenangkannya juga.

Ketika ia mulai menulis SMS, datanglah seorang anak kecil berumur sekitar empat tahun mendekat kemudian berdiri disampingnya. Anak itu pun membaca SMS yang ditulis: “Umi nggak usah khawatir, abi di sini..bla..bla..bla..” Teman saya terkaget-kaget, kemudian tersenyum karena takjub dan kagum dengan anak itu, ia berpikir: “Hebat juga tuh anak, masih kecil sudah bisa baca.” Ia pun menjadi terhibur. Kepalanya yang tadi “panas” karena percekcokan yang panjang dan melelahkan menjadi sedikit segar setelah melihat”keajaiban”anak itu.

Read the rest of this entry »

Posted in Kisah-Kisah Penuh Hikmah, Mensucikan Hati | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

Refleksi Jihad Aceh 2010 (Bagian III-Selesai)

Posted by Fayyadh Albandy on 2 July 2010

Ini tulisan bagian III dari Refleksi Jihad Aceh 2010 yang dimuat di blog ‘elhakimi’ dan mendapatkan tanggapan dan respon yang sangat luar biasa. Semoga tulisan ini dapat mencerahkan ummat Islam akan kewajibannya menegakkan Islam dengan dakwah dan jihad sesuai dengan tuntunan Al Qur’an, As Sunnah, dan teladan salafus sholeh. Insya Allah!

Merumuskan Peta Kontribusi Umat Islam

Mujahidin perlu merumuskan peta kontribusi umat yang dibutuhkan untuk menegakkan Islam, dalam rangka memastikan semua unsur umat bisa mengambil peran sesuai minat dan kemampuan. Karena dalam realita seperti Indonesia saat ini (2010), rasanya tak mungkin berimajinasi bahwa seluruh umat Islam mendukung jihad, apalagi ikut hadir di medan jihad.

Kecuali jika realitanya seperti Iraq atau Afghan, ketika musuh yang kafir dengan beringas menyerang umat Islam, maka diperlukan sebanyak mungkin kader umat yang harus datang ke medan jihad. Dalam situasi semacam ini, kontribusi yang paling dibutuhkan dan efektif bagi umat adalah memanggul senjata untuk mengusir penjajah yang kafir sesegera mungkin.

Peta kontribusi yang dimaksud, misalnya untuk menjawab pertanyaan seorang wartawan muslim, apa kontribusi yang bisa ia berikan untuk jihad dan menegakkan Islam jika tak terjun langsung ke medan laga? Juga pertanyaan serupa dari kalangan pedagang, guru, dokter, petani, sopir, pelaut, ahli IT, insinyur, dan segala macam pernik profesi dan keahlian manusia.

Read the rest of this entry »

Posted in Dakwah, Tarbiyah, Tsaqofah | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

Refleksi Jihad Aceh 2010 (Bagian II)

Posted by Fayyadh Albandy on 1 July 2010

Berikut lanjutan analisa yang dimuat di blog ‘elhakimi’ yang merupakan lanjutan tulisan sebelumnya. Semoga bermanfaat dan dapat menghilangkan keraguan ummat akan urgensi jihad, Insya Allah!

Sibuk Menyalahkan Musuh

Ketika umat Islam mendapat serangan dari musuh, masih banyak yang sibuk menyalahkan musuh. Amerika dijadikan sasaran caci maki. Amerika negara jahat, pemerintah SBY arogan dan sebagainya. Ini semua benar, tak ada yang salah dengan ungkapan ini.

Permasalahannya adalah, sikap ini membiasakan kita menutupi kelemahan dan kegagalan kita dengan mengkambing-hitamkan pihak lain. Menyalahkan musuh yang lebih pintar. Padahal kesalahan sejatinya terpulang pada kelemahan umat Islam sendiri.

Sebagai ilustrasi, kesebelasan Indonesia bertanding melawan kesebelasan Brazil. Jika kalah dalam pertandingan, Indonesia tak bisa menyalahkan Brazil. Karena memang satu-satunya tugas pemain Brazil saat bertanding adalah mengalahkan Indonesia, sebagaimana Indonesia obsesi tertingginya juga mengalahkan Brazil. Ketika kalah, setiap kesebelasan pasti sibuk membenahi skuadnya, bukan sibuk menyalahkan kecerdikan musuh atau menyalahkan wasit. Tindakan selalu menyalahkan musuh adalah kebodohan yang akan ditertawakan dunia. Sebuah kecengengan yang kanak-kanak.

Tapi sayang, banyak umat Islam yang selalu sibuk menyalahkan Densus 88, kepolisian dan pemerintah – siapapun presidennya. Para aparat itu digaji untuk membela ideologi Nasionalisme, Demokrasi dan hukum non syariat. Bagaimana mungkin kita berimajinasi bahwa mereka akan memberikan kasih sayang kepada para mujahidin yang ‘digaji’ oleh Allah untuk membela Tauhid, umat Islam dan hukum syariat. Kedua belah pihak memiliki ideologi yang bertolak belakang. Menang atau kalah terpulang sepenuhnya kepada mekanisme pertarungan, tanpa perlu merengek agar musuh melunakkan perlawanan. Kita hanya boleh menyibukkan diri meratapi kelemahan internal, mengevaluasi kesalahan, dan mengoreksi apapun yang keliru.

Mengapa umat Islam dengan mudah dijajah AS? Mengapa mujahidin yang semestinya kuat, bisa digulung dengan gampang oleh densus 88?

Read the rest of this entry »

Posted in Tarbiyah, Tsaqofah | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »